Terkadang saya sering perhatikan banyak yang sudah salah kaprah datang jauh-jauh meminta syareat kepada orang yang
jelas-jelas tidak paham bahwa sebelum Tawasulan harus dibersihkan dengan mandi air tujuh sumur baru tawasulan ke tempat para waliyullah ALLAH SWT dan petilasan Kanjeng Ibu Ratu Kidul.
Saya hanya menjelaskan kepada kalian semua bhw penyucian raga dan sukma harus oleh orang yang paham, sebenarnya yang paham tentang hal tersebut adalah orang yang biasa tirakat dan orang tsb adalah saya serta suami karena saya sudah pernah di datangi Kanjeng Ibu Ratu Dewi Loro Kidul bahkan beliau menyembah kepada saya jauh sebelum saya paham tentang ziarah Karang Hawu. Beliau mengatakan bahwa derajat saya lebih tinggi dari beliau sebab setelah saya memahami akan perkataan Kanjeng Ibu Ratu, sebab saya adalah salah satu keturunan keluarga Rasulullah
SAW dimana nama saya pemberian utusan dari ALLAH SWT dengan mengirimkan seorang bapak datang ke rumah kami saat saya berusia 2 tahun sering sakit panas agar mengganti nama Rosdiana dengan nama Siti Syaripah akhirnya nama tsb digabungkan di Akte saya Rosdiana Siti Syaripah.
Sehingga usia 45 tahun saya sudah menyempurnakan sukma saya dengan tirakat agar bisa menguasai dengan sempurna SABDA PANDITA RATU yang mana DOA terucap dari mulut saya langsung dijabah.
Maka dari itu bila ada yang ziarah meminta tawasulan dan dimandikan oleh sesepuh di Karang Hawu saya tdk tahu apakah dijabah ALLAH SWT krn DOA SACIDUH METU SAUCAP NYATA (SABDA PANDITA RATU) hanya dimiliki oleh saya yang menjadi manusia pilihan ALLAH SWT.
Saya hanya menghargai mereka sebagai sesepuh, seharusnya yang hendak tawasulan dan dimandikan itu memohon terlebih dahulu kepada saya dan suami saya agar bisa dijabah bukan lewat begitu saja menemui para sesepuh/kuncen apalagi ada yang langsung saja ke Karang Kursi padahal jelas2 ngedoa tsb adalah mendoakan para waliyullah ya
dimakamnya langsung para waliyullah.